(Menara Pandang Ketep Dan Air Terjun Kedung kayan)

Di Menara Pandang Ketep
Lokasi Menara Pandang Ketep yang berada di sebuah ketinggian, bersinggungan dengan Gunung Merapi, membuat kita merasa berada di atas awan sambil menikmati lembabnya kabut yang membentang dari segala arah. Hembusan angin dingin dan detak embun yang enggan beranjak, menciptakan sensasi tersendiri di atas permukaan kulit tubuh dan di setiap tarikan udara yang dihirup.
Dari ketinggian Ketep juga, Kami mampu menjangkau dunia dengan cara yang tidak biasa. Kami merasa dekat dengan semua yang ada di depan mata. Merasa mempunyai tangan yang mampu menyentuh bagian yang paling misterius dari garis-garis lereng Merapi. Keheningan Ketep menerobos keangkuhan manusia, ketika dia bertutur tentang lava panas yang sakti dan bisa membuat dunia seketika menjadi layu. Keramahan orang- orang ketep, mendirikan kesadaran akan berharganya mereka yang mencintai Sang Dewa.

Air Terjun Kedung Kayan
Dari Ketep, oleh cinta kami dihantar pada lembah Trisula, taman bermain tiga bidadari sungai. Saat jatuh masanya, legenda berulang. Jauh di dalam inti lembah, suara yang tak pernah putus bernada, memanggil dengan manisnya. Menyapa para tetamu dengan deret batu-batu purba sebagai kursi dan meja duduk. Menghibur kami, sang tamu dengan beribu tarian air terjun berjubah putih silau. Langkah tegap dan akhirnya terseok, berbaris menjadi irama kerinduan, menghantar kami pulang, sang tamu di Kedung kayan.
Di akhir cerita, Menara Pandang Ketep dan Air Terjun Kedung Kayan, adalah keseimbangan yang menyadarkan, ketika kami tak berada ditengah.